• 24 Tech Roqad st Ny 10023
  • Mon-Sat: 9am to 6pm

Author Archives: Admin

Pola Hidup Sehat Harus Menjadi Kebiasaan Di Masa Pandemi, Ini Dia 10 Tipsnya

Di zaman yang serba canggih ini, berbagai penyakit mematikan menggerogoti manusia. Sebagian besar penyakit itu disebabkan karena budaya hidup sehat yang masih minim. Mengkonsumsi makanan junk food, minuman yang mengandung banyak gula, serta berbagai makanan olahan kaleng dan kemasan, menjadi pemicu berbagai penyakit dalam tubuh. Jika kamu ingin tetap sehat apalagi dalam situasi pendemi saat ini, kamu harus segera menerapkan pola hidup sehat, hingga menjadi kebiasaan.

 

Memulai pola hidup sehat memang pasti penuh tantangan. Tapi jika kamu konsisten,  tidak menutup kemungkinan akan menjadi kebiasaan yang tidak bisa  lepas dari keseharian kamu. Mulailah dari hal-hal sederhana yang bisa kamu lakukan dengan mudah. Nah, berikut ini merupakan tips 10 pola hidup sehat yang bisa kamu terapkan.  Langsung simak aja ya, ulasannya berikut ini. 

 

  1. Konsumsi Makanan Yang Mengandung Banyak Protein

 

Protein merupakan nutrisi dimana tubuh kita membutuhkannya dalam porsi yang cukup besar. Protein yang kita konsumsi dipastikan memiliki jumlah,  kualitas dan waktu konsumsi yang tepat, agar manfaat sehatnya bisa dirasakan. Mulailah pola hidup sehat dengan mengkonsumsi protein. Protein bisa didapatkan dengan mengkonsumsi daging, ayam, ikan, telur, tahu, tempe maupun kacang-kacangan. Kamu bisa mengkonsumsi protein sebelum dan sesudah olahraga untuk memaksimalkan pembentukan otot.

 

  1. Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas Setiap Hari

 

Banyak orang yang menginginkan bentuk tubuh yang ideal tapi malas berolahraga. Sehingga berapa cara instant ditempuh, seperti mencari informasi cara diet gampang, agar tidak perlu repot dan buang tenaga untuk berolahraga. Padahal dengan rutin berolahraga banyak manfaat yang bisa kita dapatkan loh. Beberapa manfaat olahraga adalah mencegah penyakit jantung ataupun stroke, mencegah diabetes, menurunkan tekanan darah, menghindari obesitas dan masih banyak lagi. Kamu bisa menjadikan olahraga sebagai rutinitas keseharian.

 

  1. Pilih Makanan Yang Mengandung Antioksidan Yang Tinggi 

 

Di masa pandemi ini kesehatan harus benar-benar dijaga. Solusi utama untuk menangkal virus masuk ke dalam tubuh adalah, membiasakan pola hidup sehat. Mengkonsumsi makanan antioksidan adalah kebiasaan yang harus kamu terapkan untuk terhindar dari  penyakit. Karena antioksidan berperan melindungi tubuh dari efek radikal bebas,  yang  memicu berbagai penyakit. Kamu bisa rutin mengkonsumsi beberapa makanan yang mengandung antioksidan yang tinggi, seperti tomat, Anggur, Delima, Ketan Hitam, Kacang Merah, Paprika dan Ketan Merah.

 

  1. Minimalisir Makanan Kemasan, Junk Food Dan Soft Drink

 

Makanan junk food dan kemasan merupakan makanan favorit sejuta umat. Yup, selain rasanya enak, junk food dan makanan kemasan gampang ditemukan. Padahal makanan ini sangat berbahaya loh buat kesehatan apabila dikonsumsi terlalu sering. Junk Food Dan Makanan kemasan pada umumnya mengandung banyak lemak jenuh dan gula. Minyak jenuh menjadi sumber dari obesitas dan meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Dan tentunya hal ini Tidak baik buat kesehatan. Begitu halnya dengan soft drink yang identik dengan kadar gula yang tinggi. Mengurangi atau tidak mengkonsumsi Junk Food, Makanan Kemasan, Dan Soft Drink, harus menjadi kebiasaan yang kamu terapkan untuk menjaga pola hidup sehat.

 

  1. Hindari Makanan Yang Mengandung Gula Dan Garam Yang Tinggi

 

Kamu pasti sudah sering mendapatkan informasi, jika mengkonsumsi gula dan garam terlalu banyak berakibat buruk terhadap kesehatan. Nah, ternyata mengkonsumsi garam terlalu banyak beresiko terkena tekanan darah tinggi. Sementara jika kamu mengkonsumsi gula terlalu banyak, akan memicu obesitas karena penumpukan lemak dalam tubuh. Kadar gula berlebih dalam tubuh juga bisa memicu diabetes dan Hipertensi, ngeri banget kan? Nah, kamu harus menerapkan pola hidup sehat dengan cara mengurangi, atau menghindari makanan yang mengandung gula dan garam. Walaupun kamu mengkonsumsinya, usahakan dengan porsi yang sedikit. Menurut para ahli, untuk menjaga kesehatan kita harus membatasi konsumsi gula sebanyak 5-9 sendok teh per hari. 

 

  1. Pilihlah Makanan Organik Untuk Menu Makan Siang Atau Makan Malam

 

Saat ini mengkonsumsi makanan organik sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Yup, Makanan organik  pastinya lebih sehat karena tidak mengandung pestisida atau pun bahan-bahan kimia yang sering menjadi sumber penyakit. Nah, makanan organik mayoritas terbuat dari tanaman yang tumbuh secara alami tanpa sentuhan bahan kimia. Makanan ini kaya akan nutrisi dan antioksidan loh. Kamu bisa mengkonsumsi makanan organik mulai dari buah-buahan, sayur hingga beras paling tidak 3 -4 kali seminggu. Karena bahan makanan organik cenderung lebih mahal. Biasanya makanan organik diberi label oleh supplier. 

 

  1. Selalu Berpikir Positif Dan Menjauhi Orang-Orang Yang Memberi Pengaruh Buruk

 

Selain menjaga pola makan dan olahraga,berpikir positif juga diperlukan untuk menjaga pola hidup sehat. Yup, terkadang jika kita terlalu banyak berpikir, hal-hal yang negatif akan mempengaruhi kesehatan mental kita. Kesehatan mental dan tubuh harus seimbang loh. Menerapkan pola pikir positif harus menjadi kebiasaan sehari-hari, yang tidak bisa lepas dari kehidupanmu. Kalau kamu selalu berpikir positif tentunya akan terhindar dari penyakit. Ingat, penyakit datang bukan hanya dari makanan, tapi juga pikiran. Apapun yang terjadi suka maupun duka tetap berpikir positif ya. 

 

  1. Hindari Rokok Dan Minuman Beralkohol 

 

Merokok memberikan dampak yang sangat buruk bagi kesehatan. Mengkonsumsi rokok setiap hari bisa memicu kanker paru-paru bahkan kanker mulut. Ribuan racun yang terdapat dalam rokok akan menjadi sumber penyakit. Begitu halnya dengan alkohol. Mengkonsumsi alkohol secara rutin bisa mengakibatkan kerusakan pada hati dan penyakit jantung. Merokok dan minum alkohol adalah kebiasaan yang bisa bikin kecanduan, dan mungkin bagi kamu yang sudah kecanduan akan merasa sulit untuk melepaskan rokok dan alkohol. Kamu bisa melepaskan diri dari kecanduan rokok dan alkohol, dengan cara mengurangi dosis perlahan-lahan hingga benar-benar sudah tidak mengkonsumsinya lagi. Bebas rokok dan alkohol merupakan bagian dari pola hidup sehat yang harus kamu terapkan ya.

 

  1. Jika Kamu Benar-Benar Ingin Menjaga Pola Makan, Cobalah Untuk Menjadi Vegetarian

 

Beberapa orang yang sedang diet mencoba beralih menjadi vegetarian. Tapi banyak yang tidak konsisten, karena menganggap mengkonsumsi vegetarian menyiksa lidah. Nah, bagi kamu yang ingin menjadi vegetarian ada baiknya memulainya dengan langkah-langkah yang valid perihal menjadi seorang vegetarian.  Kamu perlu mengetahui tipe-tipe vegetarian, menukar bahan pangan hewani, mengecek label kemasan makanan, apabila kamu ingin membuat makanan vegan dari bahan kemasan dan menu sederhana. Bagi kamu yang ingin diet enak vegetarian juga bisa jadi alternatif loh, dengan cara membuat menu sendiri. Kamu bisa membuat salad, kentang, panggang isi, yang lezat dengan menggunakan bahan-bahan sayuran maupun buah. Menjadi vegetarian bisa dijadikan sebagai pilihan untuk menjalankan pola hidup sehat ya. 

 

  1. Berusaha Selalu Konsisten Untuk Hidup Sehat, Dan Rajin Konsultasi Maupun Mencari Referensi

 

Diantara beberapa cara pola hidup sehat diatas akan menjadi sia-sia jika kamu tidak konsisten. Salah satu pemicu keberhasilan menjalankan pola hidup sehat adalah konsistensi. Mungkin di awal sedikit agak sulit, seperti kata pepatah ala bisa karena biasa. Jika kamu sudah terbiasa, pola hidup sehat akan menjadi kebiasaan baru. Bukan hanya konsistensi, kamu juga bisa konsultasi melalui aplikasi kesehatan yang sudah berseliweran dimana-mana.  Konsultasilah dengan dokter yang sudah disediakan secara online. Mencari referensi di Internet perihal cara menjalankan pola hidup sehat bisa juga kamu lakukan, dengan menggunakan kata kunci cara pola hidup sehat. Selamat Mencoba ya.

 

Itulah beberapa tips cara pola hidup sehat yang bisa kamu terapkan sehari-hari, hingga menjadi kebiasaan. Di masa pandemi ini kita harus memperhatikan kesehatan, karena kita tidak tau virus bisa datang dari mana saja. Tetap konsisten menjaga pola hidup sehat ya, agar daya tahan tubuh tetap kuat. 

 

5 Cara Sederhana Menjaga Pola Hidup Sehat, Yuk Coba!

Kesehatan adalah hal yang paling penting dalam kehidupan. Terbukti, ketika sakit, orang-orang rela melakukan apa saja demi kembali sehat. Sayangnya, saat sedang sehat, kita cenderung sembarangan memperlakukan tubuh dan tidak berusaha menjaganya agar tetap sehat. Padahal, menjaga pola hidup sehat sebenarnya bukan hal yang sulit, loh! Tidak percaya? Yuk, coba terapkan 5 tips hidup sehat berikut ini!

 

  1. Menjaga pola makan

Yup! Tak bisa dimungkiri, makanan sehat adalah kunci utama agar tubuh tetap sehat. Oleh karena itu, menjaga pola makan adalah suatu keharusan. Mulai sekarang, cobalah untuk mengisi setengah dari piring makan kita dengan sayur-mayur yang tidak mengandung zat tepung, seperti brokoli, kembang kol, dan sayur.

Dilansir dari kompas.com, mengisi setengah piring dengan sayuran yang tidak mengandung zat tepung dapat menjadi cara sederhana untuk membuat diet lebih sehat. Sebab, jenis sayuran tersebut mengandung kalori yang rendah, tetapi tetap mengandung serat, air, dan nutrisi.

 

  1. Sehat bukan sekadar masalah raga, jiwa juga harus dijaga

Mungkin hampir semua orang sudah tahu, stres berlebih dapat membuat kondisi kesehatan tubuh memburuk. Sebab, saat kita sedang stres, kadar kortisol akan meningkat sehingga metabolisme tubuh akan rusak.

Inilah yang kemudian akan memunculkan perasaan ingin mengonsumsi makanan cepat saji alias junk food. Padahal, junk food dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit. Untuk mengurangi atau menghindari stres, cobalah untuk menerapkan gaya hidup sehat. Orahlagalah secara rutin. Sesekali, sempatkan diri untuk berjalan santai di alam hingga melakukan meditasi.

 

  1. Mau mencoba diet sehat? Coba kurangi porsi makan dengan cara ini

Nah, kalau kamu sedang mencoba untuk melakukan diet, cobalah untuk mulai mengurangi porsi makan. Supaya tidak merasa tertekan karena harus mengurangi makan, cobalah makan dengan mangkuk saji yang berukuran lebih kecil dari biasanya.

Sebuah penelitian menyebutkan, orang makan dengan mangkuk saji besar biasanya mengonsumsi 142 kalori lebih banyak daripada orang yang makan dengan mangkuk saji kecil. Selain itu, saat kita menggunakan mangkuk kecil, kita juga akan tersugesti bahwa makanan yang kita ambil sudah cukup banyak meski sebenarnya porsi itu belum sebanyak porsi kita biasanya. Tentu, hal itu akan membantu melancarkan diet. So, tunggu apalagi? Coba cara ini, yuk!

 

  1. Apa pun makanannya, air putih minumannya

Tidak dapat tidak, air putih memang minuman paling sederhana sekaligus paling baik bagi kesehatan. Konsumsi air putih yang cukup akan membantu fungsi otak kita tetap terjaga, termasuk menjaga konsentrasi dan suasana hati yang baik. Selain itu, air putih juga dapat membantu menurunkan berat badan. Jangan heran, hal itu terjadi karena air putih dapat membuat rasa kenyang dan meningkatkan jumlah kalori yang dibakar. Jadi, daripada coba-coba minuman yang aneh-aneh dan belum tentu berkhasiat, lebih baik kita meminum air putih!

 

  1. Rutin berolahraga dan jaga pola tidur

Olahraga terartur adalah salah satu kunci untuk menjaga kesehatan. Dengan berolahraga secara teratur, tubuh akan menjadi sehat dan bugar. Selain rutin berolahraga, kita juga perlu menjaga jam tidur kita. Usahakan untuk tidak terlalu sering begadang karena hal itu dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit. Bagaimana pun, tubuh kita juga punya hak untuk beristirahat. Jadi, berikan waktu yang cukup untuk tubuhmu beristirahat, ya!

 

Nah, itu dia 5 tips hidup sehat yang dapat kamu terapkan mulai sekarang. Bagaimana? Sudah siap menerapkannya?

 

 

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Diet

Kata diet tentu sudah tidak asing lagi di telinga sebagian besar orang. Kini, banyak orang melakukan diet untuk menjaga kesehatan sekaligus penampilan yang ideal. Namun, tahukah kamu? Ada 5 kesalahan penting yang tanpa sadar sering dilakukan orang-orang yang sedang berdiet.

 

  1. Tidak memonitor berat badan sebelum dan selagi masa program

Memantau berat badan secara rutin merupakan salah satu hal yang tidak boleh dilupakan saat berdiet. Tujuannya, agar kita tahu saat berat badan mulai naik sehingga bisa diketahui pula apakah program diet yang telah dilakukan berhasil atau justru sebaliknya. Jika ternyata program diet yang dilakukan tidak berhasil, kita pun bisa segera mengganti pola diet kita. Jadi, ingat untuk selalu memonitor berat badan, ya!

 

  1. Kurang konsumsi protein

Dampak kekurangan protein bagi tubuh tidak bisa disepelekan. Selain memunculkan rasa lapar, lemas, dan lelah, kekurangan protein juga bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh. Jadi, jelas sekali jika kekurangan konsumsi protein dapat menghancurkan program dietmu. Untuk menghindarinya, cobalah untuk rutin mengonsumsi makanan berpotein, seperti kacang almond, telur, yoghurt, gandum, dan dada ayam. Eits, tetapi jangan dikonsumsi secara berlebih, ya!

 

  1. Kurang konsumsi air putih

Sudah bukan rahasia lagi, air putih sangat bermanfaat bagi kesehatan. Air putih juga dapat membantu menurunkan berat badan. Sebab, air putih dapat membuat kita merasa kenyang dan meningkatkan jumlah kalori yang dibakar. Konsumsi air putih sebelum makan juga akan membuat kita merasa cukup kenyang sehingga porsi makan kita pasti akan berkurang.

 

  1. Tidak mengerti perihal kalori

Menjalankan program diet tanpa memahami perihal kalori bisa membuat rencana dietmu gagal total. Sebab, kalori yang dikonsumsi secara berlebih justru dapat menyebabkan obesitas, penyakit jantung, hingga stroke. Rata-rata kalori yang dibutuhkan oleh orang dewasa adalah sekitar 2.000 hingga 3.000 kalori. Nah, supaya asupan kalori tidak berlebih, ketahui terlebih jenis makanan berkalori tinggi yang sebaiknya dihindari, seperti alpukat, buah kering, hingga ubi jalar.

 

  1. Diet tanda seorang diet coach

Mungkin banyak orang yang bahwa merasa diet bisa dilakukan seorang diri. Eits, tetapi jangan gegabah! Menjalankan program diet tanpa bantuan seorang diet coach bisa berbahaya, apalagi jika kamu memiliki riwayat penyakit tertentu. Supaya lebih aman, tidak ada salahnya kok meminta bantuan seorang diet coach selama kamu menjalankan program diet. Dijamin, kamu akan merasa lebih aman dan terbantu!

 

Yup! Itu dia 5 kesalahan yang sering dilakukan saat berdiet. Mulai sekarang, yuk coba hindari 5 kesalahan di atas saat melakukan program diet. Nah, semoga program dietmu lancar dan berhasil, ya! Selamat mencoba!

6 Hal yang Bisa Membuat Kita Gemuk Tanpa Sadar

Bukan hanya masalah penampilan, kini banyak orang tidak ingin memiliki badan gemuk karena masalah kesehatan. Yup! Memang sudah jadi rahasia umum, kelebihan berat badan tidak akan baik bagi kesehatan. Namun, ada 6 kesalahan umum yang bisa membuat badan bertambah gemuk. Sayangnya, 6 kesalahan ini sering kali tidak disadari. Yuk, coba cek pembahasan berikut ini! Jangan-jangan, kamu juga termasuk yang tidak menyadarinya.

 

  1. Tidak sarapan atau sarapan yang salah

Sebagian orang mungkin menganggap bahwa sarapan bisa menambah berat badan alias membuat tubuh menggemuk. Padahal, kenyataannya justru sebaliknya, loh! Meninggalkan sarapan setiap pagi bisa membuat metabolisme tubuh melambat. Akibatnya, kita akan kesulitan mencapai berat badan ideal. Huh! Sebal, kan?

 

  1. Sering minum teh manis dan kopi manis

Dilansir dari cnnindonesia.com, minum teh berlebihan dapat mengurangi penyerapan zat besi, gangguan tidur, cemas dan gelisah, mual, hingga memunculkan risiko diabetes. Sebenarnya, minum teh tidak akan meningkatkan risiko diabetes. Namun, jika yang diminum adalah es teh manis atau teh manis hangat, kadar gula darah dapat melonjak tinggi. Jika lonjakan tersebut terjadi secara rutin, tubuh akan berat dalam memproduksi insulin sehingga risiko diabetes dapat meningkat. Tak hanya teh manis, terlalu banyak konsumsi kopi manis juga berbahaya bagi kesehatan. Alih-alih makin langsing, bisa-bisa program diet kita gagal!

 

  1. Makan makanan yang mengandung karbohidrat di malam hari

Saat malam hari, tubuh kita tentu melakukan sedikit lebih sedikit aktivitas daripada saat siang hari. Itulah sebabnya kita perlu mengatur menu makan malam kita. Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat di malam hari dapat membuat berat badan kita meningkat. Untuk makan malam, usahakan memilih menu sayur-sayuran yang direbus. Buah-buahan juga perlu, ya.

 

  1. Ngemil gorengan

Gorengan memang sudah seperti makanan surga bagi orang-orang Indonesia. Rasanya, acara makan tidak akan lengkap tanpa kehadiran gorengan. Sayangnya, konsumsi grengan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, hingga obesitas.

Konsumsi gorengan dapat meningkatkan asupan kalori secara signifikan. Selain itu, gorengan juga berperan sangat penting dalam penambahan berat badan. Sebab, seperti dilansir dari laman halodoc.com, gorengan dapat memengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan serta penyimpanan lemak. Uh, bahaya deh!

 

  1. Terlalu banyak mengonsumsi buah

Buah memang menyehatkan. Namun, konsumsi buah berlebih justru dapat mengganggu sistem pencernaan dan mengakibatkan berbagai masalah, seperti perut kembung, kram, begah, diare, hingga terlalu sering buang gas. Hal itu terjadi akibat penumpukan karbohidrat dari buah-buahan. Konsumsi buah berlebih juga bisa mendatangkan masalah berat badan. Jadi, hati-hati. Jangan berlebihan, ya!

 

  1. Mengonsumsi makanan olahan

Konsumsi makanan olahan dapat menyebabkan gangguan percernaan yang tentu akan mengganggu lancarnya program dietmu. Selain itu, konsumsi makanan olahan juga dapat mengganggu keseimbangan kadar gula darah dan menyebabkan ketagihan.

Tidak Sembarangan, Ini 5 Bahaya Perut Buncit yang Perlu Kamu Tahu!

 

Hmm, siapa sih yang suka punya perut buncit? Selain sering kali mengganggu penampilan, perut buncit juga ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan, loh. Mau tahu apa saja bahayanya? Yuk, cek pembahasan berikut!

 

  1. Kolesterol tinggi

Perut buncit merupakan pertanda adanya penimbunan lemak. Parahnya, lemak pada bagian perut bisa berubah menjadi asam lemak pada tubuh yang kemudian bisa menjadi penyebab munculnya kolesterol buruk dan kerusakan arteri. Nah, jika dua hal itu terjadi bersamaan dengan obesitas di bagian perut, berbagai penyakit, mulai dari tekanan darah tinggi, jantung, hingga stroke, bisa bermunculan.

 

  1. Tekanan darah tinggi

Selama ini, perut buncit sering dianggap sebagai masalah kesehatan yang sepele. Namun, faktanya, perut buncit ini berkaitan erat dengan kenaikan tekanan darah. Sebab, perut buncit dipenuhi dengan lemak yang akhirnya dapat menyelimuti organ-organ dalam yang penting, seperti hati, ginjal, saluran pencernaan, dan jantung. Jadi, keberadaan lemak di dalam perut ini tidak hanya membuat perut makin besar, tetapi juga bisa memunculkan gangguan pada kelancaran aliran darah. Nah, kalau sudah begitu, jantung harus bekerja lebih keras guna mengalirkan darah. Akhirnya, terjadilah hipertensi alias tekanan darah tinggi.

 

  1. Diabetes tipe 2

Perut buncit ini ada kaitannya juga dengan diabetes. Lemak berlebih pada perut sebenarnya disebabkan oleh lemak visceral yang menumpuk, lalu diisi dengan kelebihan trigliserida. Lemak ini bisa menyebar ke berbagai oragn, seperti hati, pankreas, dan jantung. Nah, pankreas adalah organ yang memproduksi insulin, yakni hormon yang berfungsi untuk memasukkan gula dari dalam darah ke sel-sel tubuh untuk selanjutnya digunakan sebagai sumber energi.

Jika lemak terus menumpuk di pankreas, keseimbangan gula darah pun akan terganggu. Sebab, pankreas terus-menerus memproduksi insulin saat sel-sel lain tidak menggunakannya dengan benar. Akibatnya, sel menjadi tidak sensitif dan tidak menyerap glukosa sehingga terjadilan penumpukan glukosa. Itulah yang selanjutnya menjadi penyebab penyakit diabetes.

 

  1. Jantung dan stroke

Sudah tahu, bukan? Penumpukan lemak di dalam perut dapat menyebabkan kolesterol tinggi. Tingginya tingkat kolesterol inilah yang selanjutnya dapat mengakibatkan penyakit jantung dan stroke. Duh, bahaya sekali, bukan?

 

  1. Demensia atau pikun

Jangan anggap enteng, sebuah penelitian menyebutkan, jumlah lemak di dalam perut erat kaitannya dengan penurunan volume otak. Yup! Penurunan volume otak ini bisa menyebabkan berbagai penyakit otak, salah satunya adalah demensia atau pikun.

 

Bagaimana? Setelah tahu bahaya-bahayanya, masih tidak khawatir dengan perut buncit? Bagi kamu yang memiliki perut buncit, sekarang sudah saatnya berdiet. Daripada nanti-nanti dan akhirnya tidak jadi, lebih baik mulai program dietmu dari sekarang, yuk!